Jumat, 22 Agustus 2014

Indonesia-Tiongkok kukuhkan kerja sama antiteror

http://cdn.sindonews.net/dyn/800/photos/2013/09/14/3887/13046_large.jpgSimulasi Antiteror TNI (sindo)

Indonesia dan Tiongkok mengukuhkan kerja sama penanggulangan teroris, sebagai bagian dari kerja sama keamanan antara kedua negara yang telah berjalan baik.

Komitmen kedua negara untuk memantapkan kerja sama penanggulangan teroris itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman tentang penguatan kerja sama antiteror antara Badan Nasional Penanggulangan Teorisme (BNPT) Indonesia dan Kementerian Keamanan Publik Tiongkok di Beijing, Kamis.

Nota kesepahaman pencegahan dan penanggulangan terorisme antara Indonesia dan Tiongkok meliputi kerja sama saling tukar menukar nformasi intelijen, tukar pengetahuan dan pengalaman, kerja sama antarinstitusi/lembaga antiteror kedua negara, serta peningkatan daya mampu personel dan institusi antiteror kedua negara.

Kedua negara juga sepakat untuk melakukan saling kunjung pejabat tinggi, analis dan pelaku di lapangan dari intitusi/lembaga penanggulangan teror kedua negara, kata Kepala BNPT Ansyaad Mbai kepada ANTARA di Beijing, sesaat sebelum penandatanganan.

"Indonesia memiliki rekam jejak positif dalam penanggulangan teror, yang sudah diakui beberapa negara bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Karena itu, Tiongkok ingin menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam hal itu," ungkapnya.

Ansyaad mengatakan pejajakan kerja sama antiteror antara kedua negara telah dilakukan kedua negara sejak Indonesia dan Tiongkok menjadi mitra strategis pada April 2005.

"Dan makin dimantapkan dengan saling kunjung pejabat tinggi kedua negara untuk mengukuhkan komitmen Indonesia dan Tiongkok dalam pencegahan serta pemberantasan terorisme," tuturnya menambahkan.

Kerja sama peningkatan kemampuan dalam pencegahan, penindakan dan monitoring pendanaan terorisme, tukar informasi dan pengalaman serta best practices dalam deradikalisasi serta latihan bersama antara kesatuan penanggulangan terorisme militer, juga menjadi bagian dari kerja sama tersebut, kata Ansyaad Mbai menambahkan.

  ★ antara  

[World Article] FBI Ciptakan Database Pengenalan Wajah Beroperasi Penuh

Beroperasi Musim Panas FBI memburu salah seorang pelaku pedofil.FBI memburu salah seorang pelaku pedofil.

Biro Investigasi Federal (FBI) dikabarkan tengah menciptakan database pengenalan wajah, yang akan beroperasi penuh pada akhir musim panas. Dokumen-dokumen tersebut dirilis dalam menanggapi gugatan hukum Freedom of Information Act (FOIA), yang diajukan oleh Electronic Frontier Foundation. Mereka mengungkapkan, FBI akan memiliki foto dari 52 juta orang yang dimilikinya.

Database yang diberi nama Next Generation Identification (NGI) ini dibangun dalam database sidik jari FBI. Itu meliputi berbagai bentuk data biometrik, seperti sidik jari dan scan iris mata. Data tersebut terkait dengan diantaranya nama individu, alamat rumah, nomor ID, status imigrasi, usia, dan ras.

Database yang besar ini akan dibagi dengan sekitar 18ribu suku, lembaga penegak hukum lokal dan negara di seluruh bagian Amerika Serikat. Sebelumnya, FBI tidak pernah menghubungkan database sidik jari kriminal dan non-kriminal. Hal ini berarti, setiap pencarian pada database cetak kriminal, seperti untuk mengidentifikasi tersangka, tidak akan menyentuh database non-kriminal. Dengan adanya NGI, hal itu akan berubah.

  ★ Republika  

[World News] Kapal Selam Kilo Ketiga, Siap Kirim

Vietnam Memesan 6 unit Kapal selam Kilo 636 Class Kapal selam (ilustrasi)Kapal selam Kilo 636 “Ho Chi Minh”, Vietnam

K
apal selam diesel-listrik ketiga, Kilo Project 636, yang dibangun di St Petersburg Admiralty Shipyards Rusia, untuk Angkatan Laut Vietnam akan diserahkan pada akhir 2014 di Pangkalan Angkatan Laut Vietnam di Cam Ranh Bay, ujar Interfax-Militer News Agency, mengutip seorang sumber dari industri galangan kapal Rusia.

“Saat ini, seri ekspor kapal selam ketiga sudah dirilis ke laut, untuk praktik pelatihan anak buah kapal. Latihan ini, tahap kedua dari bagian latihan laut. Pelatihan pertama telah sukses diselesaikan pada 1 hingga 20 Juli 2014 di wilayah pulau Hogland. Selama tahap pertama pelatihan, kapal selam disimpan terendam selama 57 jam”, ujar pihak produsen kapal.

Menurut dia, kapal akan kembali ke pabrik 20 Agustus dan setelah 10 hari kemudian akan dilepas lagi ke laut. “Pada bulan November, kapal selam akan ditransfer ke pelanggan,” ujarnya.

Adapun kapal selam keempat baru-baru ini masuk ke pabrik untuk ujicoba laut. Sementara kapal selam kelima dan keenam masih dalam rencana pembangunan. “Peluncuran kapal seri keenam dijadwalkan September tahun depan,”- ujar produsen kapal.

Seri pertama dan kedua dari kapal selam Vietnam HQ-182 “Hanoi” dan HQ-183 “Ho Chi Minh” telah menjadi bagian dari Brigade Pasukan kapal selam 189, Angkatan Laut Brigade, pada April 2013. Pengiriman ke Kamran dilakukan oleh LASH Belanda. Kontrak Vietnam untuk pasokan enam kapal selam Kilo 636 ditandatangani pada tahun 2009 saat kunjungan Perdana Menteri Nguyen Tan Dung ke Moskow. Selain pembangunan kapal selam kontrak juga meliputi pelatihan awak Vietnam, serta penyediaan peralatan yang diperlukan dan peralatan teknis.

  JKGR  

Jakarta Tetap Kondusif

TNI bersenjata lengkap siaga di Balaikota TNI bersenjata lengkap siaga di BalaikotaApel Pasukan TNI Anggota dari TNI AU mengikuti apel kesiapan pasukan TNI terkait pengumuman sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden di JIExpo, Jakarta Pusat, Kamis (21/8). Sebanyak 5000 personil yang terdiri dari Kostrad, Kopassus, Marinir dan Paskhas disiapkan untuk menjaga stabilitas keamanan pasca putusan MK. (ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)

Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersenjata lengkap bersiaga di sekitar kantor Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Kamis.

Mereka merupakan bagian dari pengamanan obyek vital selama sidang putusan perselisihan pemilu presiden 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita menurunkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK). Satu SSK di Monas dan satu SSK di sekitar Balaikota," kata Komandan Batalion Yonkaf 7 Letnan Kolonel Kavaleri Agus Waluyo di Balaikota, Kamis.

Personel TNI tersebut melebur ke pola pengamanan Kepolisian RI atau di bawah kendali operasi Polri (BKO).

Jika terjadi eskalasi massa terjadi di kantor Balaikota, para personel TNI akan berada di belakang personel kepolisian. "Kami diperbantukan ke Polda Metro Jaya. Jadi jika ada sesuatu, kami back up kepolisian," kata Agus.

Sementara Polda Metro Jaya mengerahkan 427 personel yang teridiri dari berbagai satuan, yakni Brimob, Sabhara, Intelkam dan Reserse Kriminal untuk mengamankan Balaikota. Pembacaan hasil putusan sidang gugatan pemilihan presiden di Gedung MK dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB.
Gas air mata ditembakkan, demonstran bubar Gas air mata ditembakkan, demonstran bubarPolisi memukul-mundur demonstran pendukung pasangan Prabowo-Hatta di Bundaran Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (21/8) menjelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi tentang gugatan hasil Pemilu Presiden 2014 (www.antaranews.com/Luki Satrio)

Sejumlah demonstran pendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa kocar-kacir berlarian menyelamatkan diri setelah polisi menembakkan peluru-peluru gas air mata, di Jakarta, Kamis.

Salah satu titik pusat konsentrasi massa demonstran itu adalah Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda, di perempatan Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat (dimana Gedung Mahkamah Konstitusi berada) dan Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan.

Para demonstran yang kocar-kacir itu sebagian di antara mereka berlarian ke ke arah Jalan Budi Kemuliaan. Banyak di antara mereka yang tidak tahan efek langsung menghirup hawa gas air mata yang membuat mata sangat perih dan sesak nafas.

"Polisi kok langsung tembakkan gas air mata, padahal kami tidak anarkis," ujar seorang demonstran, Raka.

Dia menilai pihak kepolisian tidak adil karena langsung menembakkan gas air mata.

"Seharusnya kalau akan menghalau mundur, jangan langsung tembakkan gas air mata. Kami aksi damai kok. Reaksi polisi berlebihan," kata Raka, yang mengaku berasal dari Pancoran, Jakarta Selatan itu.

Pengunjuk rasa lainnya, Julius, juga kesal dengan langkah polisi itu. Julius langsung berlari ke arah Tanah Abang lewat Jalan Budi Kemuliaan dan sekitarnya, sesaat setelah gas air mata ditembakkan.

"Perih banget. Nyesak sampai ke dada," kata Julius.
Polisi sebut delapan korban luka demo Mahkamah KonstitusiRumah keluarga Jokowi di Solo sepiPolisi memukul mundur demonstran pendukung pasangan Prabowo-Hatta di Bundaran Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).(www.antaranews.com/Luki Satrio))

Polda Metro Jaya menyebutkan delapan demonstran terluka dalam bentrokan polisi dengan demonstran saat sidang Mahkamah Konstitusi berlangsung, di Bundaran Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda, Jakarta, Kamis petang.

"Tujuh yang terluka saat aksi demo di bundaran itu sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Musyafak, di Jakarta, Kamis.

Mereka adalah anggota Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia (FKPPI), Aziz S, Ahmadi, dan Rihut.

Selanjutnya, anggota Forkabi, Gandari Ahmad Bari, anggota Pemuda Panca Marga, Asril Tandirerung, anggota PAC Gerindra Pasar Minggu, M Duha, masyarakat sipil, Rosely MS, dan petugas Polres Metro Jakarta Pusat, Brigadir Polisi Giyanto, yang terkena pagar duri.

Musyafak menyebutkan empat korban luka memar karena terjatuh dilarikan ke RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, yang lalu dirujuk ke RS Pusat TNI AD, Jakarta Pusat.

Kebanyakan dari para korban itu terjatuh dan terbentur-bentur saat menghindarkan diri dari semprotan air bertekanan sangat tinggi dari meriam air polisi.

"Tidak ada korban terluka akibat pukulan atau tembakan petugas," kata Musyafak.
Presiden apresiasi situasi tetap kondusifPresiden apresiasi situasi tetap kondusifPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi para pihak yang tetap menahan diri terkait pembacaan putusan sengketa hasil pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi sehingga situasi tetap kondusif, kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

"Jadi Presiden apresiasi semuanya bisa menahan diri meski sempat ada kejadian di patung kuda tadi sore," katanya kepada wartawan di Binagraha, Jakarta, Kamis malam.

Dalam demonstrasi menyambut keputusan MK, kericuhan sempat terjadi di Bundaran Patung Kuda, di depan Monas antara demonstran dan aparat kepolisian.

Polda Metro Jaya menyebutkan terdapat delapan korban terluka akibat aksi unjuk rasa tersebut. Namun demonstrasi berjalan dengan lancar dan kemudian membubarkan diri sekitar pukul 18.15 WIB.

Presiden mengharapkan situasi tersebut tetap terjaga pada hari-hari mendatang. "Pada akhirnya diharapkan juga bahwa kondisi yang terus kondusif untuk keamanan dan ketertiban dapat dijaga dan dipertahankan," katanya.

Selain itu, Julian mengatakan, di sela-sela memantau keputusan MK, Presiden juga membahas sejumlah agenda terkait kunjungan Presiden ke Papua, Timor Leste, dan Bali yang akan dimulai Jumat, 22 Agustus 2014 dan kembali ke Jakarta pada 29 Agustus 2014.

Saat membahas agenda tersebut, sejumlah pejabat hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Sementara itu, Julian dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, Presiden tidak akan memberikan keterangan kepada pers pada Kamis malam ini terkait putusan sengketa pemilihan preisden dan wakil presiden oleh Mahkamah Konstitusi.

"Saya pastikan tidak ada rencana presiden memberikan pernyataan (malam ini)," katanya.
Pilpres Indonesia kalahkan AS Pilpres Indonesia kalahkan AS(ANTARA FOTO/Rahmad)

Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Joaquin Monserrate menilai pemilihan presiden di Indonesia pada 9 Juli 2014 mengalahkan Pilpres AS pada 2008 sehingga Pilpres di Indonesia telah memecahkan rekor dunia.

"Saya punya datanya, Presiden Obama terpilih dalam Pilpres AS tahun 2008 yang diikuti 131.071.135 orang, sedangkan pilpres di sini pada 9 Juli 2014 diikuti 133.577.277 orang. Itu rekor dunia," katanya di sela halalbihalal Konjen AS di Surabaya, Kamis sore.

Dalam acara yang dihadiri puluhan tokoh dari kalangan pemerintahan, agamawan, masyarakat, akademisi, dan kalangan pers itu, ia menjelaskan fakta itu menunjukkan lebih banyak orang Indonesia yang percaya dengan sistem demokrasi.

"Padahal, ada orang yang bilang bahwa masyarakat Indonesia tidak siap dengan demokrasi, bahkan ada yang bilang bahwa demokrasi itu tidak cocok untuk Indonesia, tapi buktinya ada 133 juta lebih suara yang setuju dengan sistem demokrasi itu di sini," kata dia.

Didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, diplomat AS yang sudah dua kali bertugas di Konsul Jenderal AS di Surabaya itu secara berkelakar menyatakan rekor itu akan direbut kembali oleh masyarakat AS pada Pilpres AS tahun 2016.

"Hanya enam tahun, rekor suara terbanyak di dunia yang diraih Amerika itu sudah direbut Indonesia, karena itu dua tahun lagi akan kita ambil (rebut) rekor itu," katanya dalam acara yang dihadiri sahabat baru dari perjalanan US Independence Day Roadshow (Juni).

Ditanya pers tentang capres yang didukungnya, ia menyatakan hanya mendukung rakyat Indonesia yang menunjukkan suara terbanyak di dunia itu. "Siapa pun yang menjadi capres, kami siap bekerja sama secara komprehensif," katanya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyatakan tokoh yang hadir dalam halalbihalal di Konjen AS di Surabaya membuktikan "sahabat" AS di Jawa Timur cukup banyak, apalagi "sahabat" yang hadir mewakili banyak kalangan, seperti pemerintah, tokoh, masyarakat, akademisi, pers, dan sebagainya.

"Apalagi, halalbihalal ini diadakan Konjen Amerika, sebab halalbihalal itu merupakan Islam khas Nusantara yang tidak ada di negara Islam mana pun, termasuk di Timur Tengah, meskipun halalbihalal itu bahasa Arab, tapi orang Arab sendiri tidak mengerti," kata dia.

  Antara  

Kamis, 21 Agustus 2014

Dahlan Minta DPR Izinkan Rp 2,5 Triliun Untuk Bikin Kapal Selam

http://3.bp.blogspot.com/_En-sxfOkXP8/SjWQbAQ3ceI/AAAAAAAACFk/8rIpXJXKOJs/s400/Changbogo+1.GIFIlustrasi Chang Bo Go

Indonesia lewat BUMN, yaitu PT PAL Indonesia, berencana untuk membuat kapal selam sendiri di Surabaya. Namun PT PAL membutuhkan suntikan modal pemerintah Rp 2,5 triliun.

Untuk itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta izin kepada Komisi VI DPR, agar suntikan modal lewat penyertaan modal negara (PMN) Rp 2,5 triliun pada tahun depan.

"Ini keniscayaan. Kita harus bangun kapal selam tahap 2 di Indonesia. Nggak mungkin di tempat lain selain PT PAL," kata Dahlan di depan rapat kerja dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Program pembangunan kapal selam ini sebetulnya untuk mendukung program Kementerian Pertahanan Indonesian. Kemenhan sedang mengembangkan kapal selam dengan menggandeng Korea Selatan. Di dalam program tersebut, ada produksi kapal selam yang nantinya akan dilakukan di tanah air maka PT PAL diminta membangun infrastruktur tersebut.

"Ini nggak kepentingan komersial. Ini kepentingan negara," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto menerangkan, DPR ingin mendalami lebih detil terkait pemberian PMN untuk membangun fasilitas kapal selam. Pembahasan PMN untuk kapal selam bakal digelar lagi dalam wujud rapat pendalaman dengan manajemen PT PAL dan Kementerian BUMN.

"Pembahasan PT PAL agar dilengkapi datanya. Termasuk dana PMN masa lalu untuk apa," sebutnya.

  detik  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...